Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Way Kanan Jadi Narasumber dalam Kegiatan Pendidikan Politik di SMA Negeri 1 Way Tuba
Way Tuba — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan terus berkomitmen dalam mendukung penguatan literasi politik generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Politik bagi Siswa-Siswi SMA yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Way Kanan pada 16 Juli 2025 di SMA Negeri 1 Way Tuba.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Way Kanan, Dedi Iskandar, S.H., M.H., Anggota DPRD Way Kanan, Bahari Sanjaya, dan Anggota KPU Way Kanan Divisi Hukum dan Pengawasan, Tri Sudarto, S.Pd yang juga bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Dalam materinya yang berjudul “Sejarah Pemilu”, Tri Sudarto menguraikan secara runtut perkembangan pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia. Ia membuka penjelasan dengan membahas Pemilu Orde Lama, khususnya Pemilu 1955 yang merupakan pemilu pertama dan menjadi tonggak demokrasi Indonesia, walau hanya berlangsung satu kali karena kondisi politik yang tidak stabil.
Materi kemudian dilanjutkan ke masa Pemilu Orde Baru, yang berlangsung setiap lima tahun mulai tahun 1971 namun dijalankan dalam sistem politik yang cenderung sentralistik dan terbatas karena dominasi kekuasaan eksekutif dan partai tunggal.
Tri Sudarto juga memaparkan bagaimana sistem pemilu berubah drastis memasuki Era Reformasi, di mana transparansi dan keterlibatan publik semakin ditingkatkan, serta peran KPU mulai diperkuat sebagai lembaga penyelenggara yang independen. Sementara dalam konteks Pemilu Pasca Reformasi, ia menjelaskan dinamika pelaksanaan pemilu langsung, baik di tingkat nasional maupun daerah, serta perbaikan regulasi yang terus dilakukan demi menjaga integritas demokrasi.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Siswa-siswi SMA Negeri 1 Way Tuba menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar hak pilih, penyelenggaraan pemilu, hingga peran generasi muda dalam menjaga demokrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda, khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, dapat lebih memahami pentingnya hak pilih dan memiliki kesadaran politik yang baik dalam menyambut pemilu yang akan datang.