Berita Terkini

920

KPU KABUPATEN WAY KANAN AUDIENSI BERSAMA BUPATI WK

KPU Way Kanan beraudiensi dengan Bupati Way Kanan di ruang kerja Bupati Senin 29 Nopember.  Ketua KPU Refki Dharmawan bersama Anggota KPU I Gede Klipz, Doan Endedi, Tri Sudarto, Noprisyah Harianto dan Sekretaris Arifin diteeima Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya didampingi Kepala Badan Kesbangpol Pardi.    Refki mengatakan bahwa dalam rangka mempersiapkan Pemilu dan Pilkada 2024 KPU Way Kanan melakukan kordinasi dengan berbagai Pihak, terutama dengan Pemkab Way Kanan.  Sebagaimana ketentuan Undang-undang 7 Tahun 2017 bahwa Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden akan dilaksanakan tahun 2024 dimana KPU-Bawaslu-DKPP-Kemendagri-Komisi 2 DPR RI telah beberapa kali melakukan rapat dengar pendapat membahas tahapan Pemilu dan Pilkada 2024. Tahapan Penyelenggaraan Pemilu dimulai paling lambat 20 (dua puluh) bulan sebelum hari pemungutan suara.  Disampaikan Refki bahwa KPU RI mengusulkan hari Pemungutan suara bulan Februari, Pemerintah mengusulkan bulan Mei. Tentunya KPU mempertimbangkan kemungkinan adanya irisan tahapan Pemilu dan Pilkada, serta kemungkinan apabila terjadi Pilpres putaran 2. Irisan yang terlalu banyak antara Pemilu dan Pilkada tentu menguras energi Penyelenggara. Pada tanggal 11 Nopember 2021 Pimpinan KPU RI telah secara khusus telah menghadap Bapak Presiden RI menyampaikan hal-hal terkait hari-H pencoblosan suara. Presiden menyetujui usulan pemungutan suara di Bulan Pebruari. Sehingga apabila ditarik mundur 20 bulan dari bulan Pebruari 2024, maka awal tahapan Pemilu adalah bulan Juli 2022. Yang dimulai tahapan persiapan di tingkat Pusat.  KPU mengingatkan dalam regulasi bahwa DP4 diserahkan Pemerintah paling lambat 14 bulan sebelum hari pemungutan suara. Untuk Daftar Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten diajukan paling lambat 9 bulan sebelum hari pemungutan suara.  KPU Way Kanan juga menekankan terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2024 untuk Pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur dilaksanakan Nopember 2024. Dengan lama tahapan 12 bulan sebelum dan 2 bulan setelah hari pemungutan suara. Sehingga tahapan Pilkada terbagi dalam 2 tahun anggaran, yaitu TA 2023 dan TA 2024. Diharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk persiapan agenda nasional ini. Sehingga dalam pembahasan RAPBD 2023 telah dialokasikan tahapan Pilkada. Terlebih alokasi TA 2024, dengan memperhatikan kesetaraan honorarium adhoc saat Pemilu.  Refki menyampaikan apresiasi bahwa dengan dukungan Pemkab Way kanan, KPU dapat melaksanakan program Desa Peduli Pemilu Pemilihan di Kampung Bukit Gemuruh kecamatan Way Tuba. Program ini adalah duplikasi program DP3 KPU RI dimana 1 Propinsi 1 desa sasaran.  Noprisyah Harianto selaku Kadiv Teknis meminta upaya pemetaan zona blankspot signal dan upaya mengatasinya dengan pengusulan kepada provider maupun kominfo.  Tri Sudarto selaku Kadiv Parmas mengatakan pihaknya meminta dukungan untuk Gerakan Desa sadar pemilu dan pemilihan, untuk Sosialisasi KPU masuk kampus dan temu komunitas dan Membentuk kader-kader demokrasi  I Gede Klipz Darmaja Kadiv Datin menyampaikan peemintaan percepatan perubahan status kecamatan kependudukan warga Umpu Semenguk. Mendorong warga mengisi kolom RT RW di kartu keluarganya. Mendorong perekaman KTP elektronik bagi pemilih pemula yang sudah 17 tahun.  Bupati Raden Adipati Surya mengatakan pihaknya mengapresiasi kerja-kerja KPU Way Kanan.  Untuk dukungan pendidikan pemilih pihaknya menjanjikan support melalui ormas dan OKP yang memperoleh hibah APBD untuk memasukkan pendidikan pemilih sebagai salah satu materinya.  Ditambahkan Adipati bahwa untuk tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 pihaknya siap mendukung dan akan berkordinasi lebih lanjut. Namun diakui bahwa pandemi Covid belum berakhir dan dibutuhkan dana cadangan yang cukup besar, ditambah program wajib lainnya yang harus dibiayai APBD.


Selengkapnya
1203

KAMPUNG BUKIT GEMURUH KEMBALI DIDATANGI KPU WAY KANAN

Blambangan Umpu _ KPU Kabupaten Way Kanan kembali melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba, Rabu (24/11). Hadir Anggota KPU Tri Sudarto Kadiv Parmas dan Sosdiklih, Doan Endedi, Noprisyah Harianto dan I Gede Klipz Darmaja. dengan 25 peserta dari unsur tokoh masyarakat yang ada di kampung bukit gemuruh, pemuda-pemudi, tokoh perempuan, Peserta diutamakan yang aktif pada kegiatan kemasyarakatan misalnya Karang taruna, Kader Posyandu, Penggerak PKK, maupun mantan penyelengara. I Gede Klipz Kadiv Data dan Informasi mewakili Ketua KPU Way Kanan membuka kegiatan Pendidikan Pemilih secara resmi. I Gede mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih kepada daerah partisipasi rendah ini dilaksanakan di lokasi sasaran program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba yang telah dilaunching hari Kamis, tanggal 4 Nopember yang lalu.   Dalam upaya menjadikan peserta sosialisasi sebagai kader demokrasi KPU menyampaikan materi yang berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan publik dengan menghadirkan narasumber Ponita Dewi,S.I.Kom dan ketua ikatan wartawan online (IWO) Way Kanan Fito Ali Setiadi,S.H yang akan memberikan bagaimana mengindentifikasi berita HOAX dengan harapan nantinya peserta sosialisasi dapat getok tular kepada warga lainnya tentang pentingnya demokrasi. Kadiv Parmas dan Sosdkilih Tri Sudarto mengatakan Program Pendidikan Pemilih ini merupakan duplikasi kegiatan KPU RI melalui KPU Propinsi Se-Indonesia, namun dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Way Kanan, dan sudah dilakukan secara daring sebelumnya melibatkan peserta dari organisasi KNPI,Pemilih Perempuan,PGRI dan Pemilih Pemula. kegiatan pendidikan pemilih ini bertujuan meningkatkan partisipati pemilih dan pendidikan politik pada pemilih.   Fito Ketua Iwo sebagai narasumber pertama mengatakan “Berfikirlah Sebelum melakukan Klik” ini salah satu tips untuk menghindari dan mengindefikasi Berita Hoax, cermati berita tersebut sebelum meneruskan postingan tersebut ke medsos atau ke group whataps dan perlu kehati-hatian dalam memposting ke akun media sosial,pahami konten yang akan diposting agar tidak menyinggung orang lain atau hal yang mengandung unsur sara. Ponita dewi sebagai narasumber kedua mengatakan komunikasi publik adalah salah satu jenis atau bentuk komunikasi, komunikasi itu sangat penting dalam sosialisasi, sebagai kader demokrasi harus memahami dasar – dasar dari komunikasi. ponita menambahkan tidak semua orang bisa berbicara di depan publik (orang banyak) kerap kita lihat ada yang gemetaran dan lupa apa yang akan di sampaikan , ponita mengajak kepada kader DP3 agar mau belajar berkomunikasi.


Selengkapnya
1437

Bunga Citra Lestari dan Sri Mulyani Antusias Ikuti Sosialisasi KPU Way Kanan

KPU Kabupaten Way Kanan ajak Siswa/Siswi tingkatkan pengetahuan tentang kepemiluan dengan melakukan pendidikan demokrasi sejak dini bagi peserta didik dari tingkat dasar hingga menengah, dalam Sosialisasi Pendidikan Pemilih Secara Daring bertempat di nua demokrasi yang diadakan oleh KPU Jam 08.00 Wib 19/11. Sosialisasi pendidikan pemilih seri-4 yang dilaksanakan oleh KPU Way Kanan ini dihadiri oleh Ketua, anggota, sekretaris KPU Way Kanan , dengan Narasumber sekretaris badan kesbangpol Way Kanan Drs. Marson M.M dan anggota Bawaslu Way Kanan Kelik Windu,S.Sos dengan Peserta sebanyak 25 Orang yang terdiri dari pengurus Osis di sekolahnya masing-masing. Kadiv Sosdiklih dan parmas Tri sudarto dalam laporan kegiatan Webinar kali ini merupakan kegiatan seri ke-4 yang melibatkan Pemilih Pemula dari sekolah yang ada di Way Kanan, setelah sebelumnya KPU Way Kanan juga melaksanakan dengan peserta dari OKP yang tergabung di KNPI dan organisasi Perempuan,dan PGRI. Tri sudarto menambahkan kenapa pemilih pemula menjadi sasaran, dikarenakan pemilih pemula ini akan menjadi generasi penerus bangsa, yang artinya tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti menjadi pemimpin di Kabupaten Way Kanan. Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan dalam sambutan sekaligus membuka acara memberikan informasi kepada siswa/siswi peserta webinar sebelumnya kita harus mengetahui bahwa KPU mempuyai dua program, Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan program tersebut sudah dilaksanakan di kampung Bukit Gemuruh Kec.Way tuba, dan yang kita lakukan sekarang ini adalah program pendidikan pemilih yang sasaranya kali ini pemilih pemula.   Sekretaris Badan Kesbagpol Drs. Marson Narasumber mengatakan memilih adalah hak warga negara Indonesia oleh karenanya kita perlu menjaga integritas pemilihan dengan cara, jangan mudah terpegaruh dengan orang-orang yang membeli suara anda dengan uang, mari tanamkan sejak dini kesadaran dalam diri kita kesadaran anti politik uang, katakan STOP Politik uang yang mencinderai demokrasi yang ada di Indonesia. Anggota Bawaslu Way Kanan Kelik Windu,S.Sos menyampaikan ada beberapa pegertian dari hoax ini di ambil dari beberapa sumber, menurut KKBI Hoax adalah berita bohong atau tidak benar yang tidak jelas sumbernya dan menurut Silverman (2015) Hoax artinya rangkain informasi sengaja disesatkan namun di jual sebagai kebenaran.beliau berpesan kepada siswa/siswi peserta webinar jangan mudah termakan berita Hoax. menangapi pertayaan dari peserta webinar Bunga Citra Lestari (SMK Nurul Hidayat RBT) Bagaimana cara menanggapi Hoax? Klik Windu,Sos Menjawab kenali sumber hoax tersebut apabila dari media, cek media tersebut di situs dewan pers dan kemudian cek keaslian fotonya, lalu bandingan foto dengan sumber lainya, jangan langsung meneruskan pesan atau berita tersebut tanpa menilitinya dahulu. sekarang giliran Sri Mulyani (SMK YP-17 Baradatu) yang mengajukan pertayaan, sudah berumur 17 tahun, tetapi belum mempuyai KTP, Apakah masih diwajibkan untuk melakukan pemilihan? Tri sudarto selaku kadiv langsung menangapi beliau menyampaikan apabila usia 17 tahun belum mempuyai KTP segera lakukan perekaman secepatnya walaupun E-KTP belum jadi tetap bisa dibuktikan dengan surat dari keterangan dari dukcapil maka adik-adik bisa melakukan pemilihan. kategori pemilih pemula.  


Selengkapnya
694

SASAR PENDIDIKAN DEMOKRASI SEJAK DINI, KPU WAY KANAN GANDENG PGRI

KPU Way Kanan ajak Pengurus PGRI Way Kanan tingkatkan pengetahuan siswa  tentang kepemiluan dengan melakukan pendidikan demokrasi sejak dini bagi peserta didik dari tingkat dasar hingga menengah, dalam Sosialisasi Pendidikan Pemilih Secara Daring yang diadakan oleh KPU siang tadi 18/11. Sosialisasi pendidikan pemilih seri-3 yang dilaksanakan oleh KPU Way Kanan ini dihadiri oleh Ketua, anggota, sekretaris KPU Way Kanan dan anggota Bawaslu Provunsi Lampung Iskardo P Panggar, dengan Narasumber sekretaris badan kesbangpol Way Kanan Drs. Marson MM dan anggota Bawaslu Way Kanan Triwana SH dengan Peserta dari Pegurus dan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia Way Kanan sebanyak 25 orang.   Kadiv Sosdiklih dan parmas Tri sudarto dalam laporan kegiatan Webinar kali ini merupakan kegiatan seri ke-3 yang melibatkan peserta Guru Se-Kabupaten Way Kanan yang tergabung dalam organisasi  PGRI setelah sebelumnya KPU Way Kanan juga melaksanakan dengan peserta dari OKP yang tergabung di KNPI dan organisasi Perempuan yang ada di Kabupaten Way Kanan. KPU Kabupaten Way Kanan berharap peningkatan partisipasi pemilih bukan hanya tugas KPU tetapi tugas kita bersama.Tambah tri sudarto. Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan dalam sambutan sekaligus membuka acara mengharapkan para guru dapat membantu KPU dalam peningkatan pendidikan demokrasi, sesuai dengan tujuan dari pendidikan nasional yang salah satu pointnya menjadikan warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, dengan mengajarkan nilai-nilai demokratis kepada peserta didik baik dari tingkat dasar maupun menengah. Sekretaris Badan Kesbagpol Drs. Marson Narasumber pertama dengan materi “Pendidikan Pemilih Dalam Pencegahan Politik Uang” beliau mengatakan dampak politik uang ini juga bisa merusak tatanan demokrasi,dan dapat merusak mental generasi penerus,untuk mencegah politik uang perlu kesadaran dari individu itu sendiri. Anggota Bawaslu Way Kanan , Triwana menyampaikan ”metode indetifikasi berita hoax” kenali beberapa jenis berita hoax,perhatikan judul atau kalimat pembukanya,periksa sumber informasinya dan cek keaslian fotonya dari beberapa sumber. Triwana mengajak kepada guru-guru bersama awasi kecurangan dalam pemilu, dan segera laporkan kecurangan tersebut ke bawaslu. menangapi pertayaan dari peserta webinar taufik qurrahman (Guru SMPN 3 Baradatu) tentang adakah kian-kian apa yang bisa kami berikan sebagai guru kepada peserta didik dan masyarakat agar terhindar dari politik uang? marson menjelaskan perlunya komitmen kita bersama dari 3 komponen. penyelenggara,calon dan masyarakat sebagai pemilih, masyarakat mempuyai hak melaporkan pelanggaran pemilu ke bawaslu artinya perlu membagun kesadaran masyarakat terhadap politik uang, inilah tugas kita bersama.  


Selengkapnya
677

KPU KABUPATEN WAY KANAN MELAKSANAKAN WEBINAR PENDIDIKAN PEMILIH SERI KE 2

Blambangan Umpu, Rabu 17 november 2021 bertempat di nua demokrasi KPU Way Kanan melaksanakan Webinar Pendidikan Pemilih melalui aplikasi Zoom Meting, dengan peserta pemilih berbasis pemilih perempuan yang ada dikabupaten Way Kanan Yang tergabung dalam organisasi,Fatayat,Nasyiatul Aisyiyah,Kopri, Kohati dan WHDI. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kadiv Parmas dan Sosdiklih (Tri Sudarto) Mewakili Ketua KPU Way Kanan. Dalam sambutannya, Tri Sudarto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipati pemilih dan pendidikan politik pada pemilih. Webinar hari ini juga merupakan kegiatan kedua dalam minggu ini setelah sebelumnya KPU Way Kanan juga melaksanakan dengan unsur peserta dari KNPI dan Organisasi Kepemudaan yang ada di Kabupaten Way Kanan. Tambah Tri Sudarto. Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbagpol Kabupaten Way Kanan menjelaskan pada materinya Langkah-langkah mencegah konflik Pemilu,mengintinsifkan forum-forum komunikasi daerah (forkompimda) hingga forum kerukunan umat dan mendorong organisasi masyarkat dan pemuda OKP memperluas pemantauan pemilu untuk meningkatkan kesadaran politik. Menjadi pemateri lainnya adalah Nurhayati selaku anggota Bawaslu Way Kanan. Sampai dengan acara berakhir puluhan peserta dari kalangan perempuan yang ada di Kabupaten Way Kanan tetap semangat mengituti forum melalui pertanyaan-pertanyaan maupun diskusi. Minanti (Nasyiatul Aisyiyah) yang pernah menjadi relawan demokrasi menanyakan tentang alat peraga kampanye, apakah alat elektronik sepertii sound system bisa di katakan alat peraga kampanye. Nurhayati selaku narasumber menangapi langsung pertayaan dari ibu minanti perihal alat paraga kampanye, dan di tambahkan oleh pak kadiv parmas tri sudarto.


Selengkapnya
1491

Antisipasi konflik demokrasi, KPU adakan webinar Pendidikan Pemilih

Bertempat di Nua Demokrasi,KPU Way Kanan melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih secara daring bersama Organisasi Kepemudaan dalam naungan KNPI hari Senin 15 Nopember 2021. Hadir dalam pembukaan sosialisasi Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan, Anggota KPU Tri Sudarto,   I Gede Klipz, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P Panggar dan narasumber Drs.Marson dari Kesbangpol Way Kanan dan Nurhayati Anggota Bawaslu Way Kanan. Peserta sosialisasi diikuti Ketua KNPI Andi Oktaviandi, ketua dan pengurus organisasi kepemudaan se-Way Kanan dan ketua PK KNPI se- Way kanan. Kegiatan webinar pendidikan pemilih dibuka langsung oleh Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan melalui daring. Disesi sambutannya bung refki menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua KNPI Andi Oktaviandi dan seluruh peserta yang meyempatkan hadir mengikuti webinar pendidikan pemilih, kehadiran para pemuda dari berbagai organisasi ini membuktikan kepedulian pemuda terhadap demokrasi. Kadiv parmas dan sosdiklih Tri sudarto menyampaikan harapannya Para Pengurus Kepemudaan Baik dari OKP maupun dari  PK KNPI Se Kabupatem Way Kanan Menjadi motor Penggerak dan Menjadi Agen Demokrasi  Dalam Pendidikan Politik  di tingkat Masyarakat . Para Pemuda diharapkan  ikut berpartisipasi dalam pemilu dan pemilihan bukan hanya dalam Memilih tapi juga berpartisipasi dalam Mengawal Seluruh tahapan dan dapat menjadi Bagian dari Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Sekretaris Badan Kesbagpol Drs. Marson Narasumber pertama menyampaikan, politik uang akan berakibat terhadap pelanggaran pelaksanaan tahapan pemilu,sekecil apapun pelanggaran tentunya perlu tindakan tegas kepada masyarakat yang melanggar dan dapat menciderai demokrasi, mantan sekretaris KPU Way Kanan ini mengajak para pemuda untuk menolak dan mencegah politik uang. Anggota Bawaslu Way Kanan , Nurhayati menyampaikan ,salah satu pelanggaran kampanya adalah memberikan sesuatu diluar yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan seperti bahan kampanye dan politisasi sara memecah integrasi bangsa ini dapat meyebabkan konflik antar masyakat dan memecah belah kesatuan. Iskardo P Panggar anggota Bawaslu Provinsi Lampung yang juga mantan Ketua KPU Kabupaten Way Kanan, mengajak semua pihak untuk saling menjaga integritas dan menjaga persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat ” mari kita jaga nama baik kabupaten Way Kanan, kedepan predikat masyarakat way kanan yang melek demokratis harus terus ditingkatkan, begitu juga tingkat partisipasinya”.


Selengkapnya